every people has their own way, destiny and aspiration.
i dont know what is my destiny.
Being a mother an wife never make me tired.
Step by step i passed but like never useful.
why that u never understand that so difficult to be me.
i always try to accept every single thing that u do to me.
every words that u said to me with that aksen
why look so difficult to you to be more care of us,
just stop play the game. come on here, hug us, we need u so much
this life is so much better when i pray.
thanks God, for everything.
For giving me my lovely son, to keep me stay with someone that i love,
to make me more adult from the condition..
i also wanna say thanks to my parents who always beside me, show me the best way, understand me although that i have dissapointed them.
i feel so lucky have family like them. my lovely sister who always listen to me.
someday....
i dont know when, if You take me from here, i wish everybody know that I love them so much.
i dont know when,,yes, we never know
Senin, 20 Juni 2011
Selasa, 10 Mei 2011
Back to zero
Saat ini pukul 11 malam. Aku mengetikkan "www.google.com" pada komputerku lalu men"search" tentang kebijakan moneter. Beginilah nasib seorang ibu muda, pekerja, masih kuliah pula. Sibuk, buk, buk. tapi hal ini harus kujalani dengan penuh tanggung jawab.
Kutemukan beberapa tulisan tentang kebijakan moneter itu dan ku save dengan teliti. Tugas tulis tangan ini membuatku kacau. Biasanya dengan mudah aku membuat tugas beberapa jam sebelum perkuliahan dimulai dan mem"print"nya. Namun berbeda dengan sekarang akau harus mencari dulu kemudian menyalinnya pada lembaran double folio bekas ujian dulu. Hal yang lebih tragis aku tidak punya printer sehingga harus menyalinnya mentah-mentah dari layar komputer yang menyala. Kuharap mataku masih mau memihakku malam ini.
Kusempatkan sedikit waktuku untuk menulis blog ini untuk sejenak meringankan otakku yang terasa mumet. Aku memulai pekerjaan baruku hari kemarin, entahlah... kadanga aku bertanya benarkah jalan yang kupilih? Kenapa semakin jauh terasa semakin salah. Tujuan hidupku selale berganti arah sesuai angin yang membawaku, seolah ketika angin itu berhenti berhembus, aku juga akan berhenti dengan karyaku. kadang aku ingin teriak "Benarkah ini semua?"
Setiap langkah membuatku merasa kembali ke titik nol, membawaku kembali ke keadaan yang begitu aku benci. Bukan karena tak mau berusaha, juga bukan karena aku lelah. Aku hanya merasa semua yang kulakukan selama ini begitu sia-sia.tak berguna, percuma...
begitu kekanakankah aku sampai bisa terpikir seperti ini.
sedikit saja ya. Kurasa sudah aku cukup banyak membeberkan masalah pribadiku. Aku akan kembali meneruskan tulisanku. Tulisan tentang kebijakan moneter yang pernah diterapkan di Indonesia. lucu rasanya aku harus menulis itu. Siapa peduli kebijakan yang pernah diterapkan? Aku toh bukan analis ekonomi. Tapi bila suatu saat itu terjadi mungkin aku sudah punya rumah sendiri dengan dua mobil mewah yang menghiasinya. Kapan ya? Bolehkan sedikit berangan?
........
Ya, sekarang akan kututup blog ini perlahan dan kembali fokus, fokus pada tugasku, tanggung jawab sebagai seorang istri, ibu dan mahasiswa juga sebagai karyawan. Baiklah. . .
Kutemukan beberapa tulisan tentang kebijakan moneter itu dan ku save dengan teliti. Tugas tulis tangan ini membuatku kacau. Biasanya dengan mudah aku membuat tugas beberapa jam sebelum perkuliahan dimulai dan mem"print"nya. Namun berbeda dengan sekarang akau harus mencari dulu kemudian menyalinnya pada lembaran double folio bekas ujian dulu. Hal yang lebih tragis aku tidak punya printer sehingga harus menyalinnya mentah-mentah dari layar komputer yang menyala. Kuharap mataku masih mau memihakku malam ini.
Kusempatkan sedikit waktuku untuk menulis blog ini untuk sejenak meringankan otakku yang terasa mumet. Aku memulai pekerjaan baruku hari kemarin, entahlah... kadanga aku bertanya benarkah jalan yang kupilih? Kenapa semakin jauh terasa semakin salah. Tujuan hidupku selale berganti arah sesuai angin yang membawaku, seolah ketika angin itu berhenti berhembus, aku juga akan berhenti dengan karyaku. kadang aku ingin teriak "Benarkah ini semua?"
Setiap langkah membuatku merasa kembali ke titik nol, membawaku kembali ke keadaan yang begitu aku benci. Bukan karena tak mau berusaha, juga bukan karena aku lelah. Aku hanya merasa semua yang kulakukan selama ini begitu sia-sia.tak berguna, percuma...
begitu kekanakankah aku sampai bisa terpikir seperti ini.
sedikit saja ya. Kurasa sudah aku cukup banyak membeberkan masalah pribadiku. Aku akan kembali meneruskan tulisanku. Tulisan tentang kebijakan moneter yang pernah diterapkan di Indonesia. lucu rasanya aku harus menulis itu. Siapa peduli kebijakan yang pernah diterapkan? Aku toh bukan analis ekonomi. Tapi bila suatu saat itu terjadi mungkin aku sudah punya rumah sendiri dengan dua mobil mewah yang menghiasinya. Kapan ya? Bolehkan sedikit berangan?
........
Ya, sekarang akan kututup blog ini perlahan dan kembali fokus, fokus pada tugasku, tanggung jawab sebagai seorang istri, ibu dan mahasiswa juga sebagai karyawan. Baiklah. . .
Rabu, 23 Februari 2011
night dream
Excuse me, can you tell me where's the light?
I just want to turn it off then go to bed.
I need a sleep
so I can leave the reality for a while.
It will be better for men.
I promise it just a moment and won't back late
Dont you know that I feel better in my dream?
I can be whatever I want and everything looks simple,
When I waked, I will wash my face and face the world.
I just want to turn it off then go to bed.
I need a sleepso I can leave the reality for a while.
It will be better for men.
I promise it just a moment and won't back late
Dont you know that I feel better in my dream?
I can be whatever I want and everything looks simple,
When I waked, I will wash my face and face the world.
Rabu, 16 Februari 2011
Folower pertamaku
awalnya aku tak tau siapa kamu
gambarmu begitu kecil dan jelas2 tak membuatku tertarik.
Aku tidak mencoba mengikutimu, sampai saat aku iseng saja baca apa yang kau buat.
awalny aku suka yang kau tulis,
begitu dalam.
Lama-lama aku seperti pernah membaca.
Aku sangat yakin pernah membaca hal itu sebelumnya, tapi aku lupa di mana.
Terus aku baca detail yang kau tulis, tulisan yang aku sukai.
Sangat yakin pernah menyukai hal ini, tapi kapan??
Lucu sekali hingga akhirnya aku lihat emailmu, hahaha.
Hai sahabatku, kemana saja dirimu?
Sebenarnya kau tak kemana, sebenarnya kau tak begitu jauh.
Tapi kenapa terasa jauh?
aku rindu saat2 kita bersama yang lain, kebersamaan kita kuliah sama-sama, jalan ke mall bareng.
Aku ingat sekali saat kamu jauh-jauh ke rumahku di waktu sibukmu karena aku bilang aku hamil dan akan menikah. padahal biasanya kamu susah dicari, hahaha.
I miss U, is.
gambarmu begitu kecil dan jelas2 tak membuatku tertarik.
Aku tidak mencoba mengikutimu, sampai saat aku iseng saja baca apa yang kau buat.
awalny aku suka yang kau tulis,
begitu dalam.
Lama-lama aku seperti pernah membaca.
Aku sangat yakin pernah membaca hal itu sebelumnya, tapi aku lupa di mana.
Terus aku baca detail yang kau tulis, tulisan yang aku sukai.
Sangat yakin pernah menyukai hal ini, tapi kapan??
Lucu sekali hingga akhirnya aku lihat emailmu, hahaha.
Hai sahabatku, kemana saja dirimu?
Sebenarnya kau tak kemana, sebenarnya kau tak begitu jauh.
Tapi kenapa terasa jauh?
aku rindu saat2 kita bersama yang lain, kebersamaan kita kuliah sama-sama, jalan ke mall bareng.
Aku ingat sekali saat kamu jauh-jauh ke rumahku di waktu sibukmu karena aku bilang aku hamil dan akan menikah. padahal biasanya kamu susah dicari, hahaha.
I miss U, is.
Selasa, 15 Februari 2011
putih abu-abu
masa yang paling indah adalah masa SMA.
Masa ketika kita tak punya masalah berat, namun merasa suatu masalah akan menghancurkan hidup kita.
Lucu sekali kalau kita ingat lagi.
Ketika itu kita selalu merasa semua akan berakhir kalau kita ditinggal pacar, nilai ulangan jelek, bertengkar dengan teman maupun hal-hal kecil lainnya.
segurat senyum selalu tersungging saat kita mengingatnya.
Ingatkah kita waktu kita bolos les sekolah hanya untuk ngeceng di mall?
Ingatkah kita meminta dispen tapi malah ngobrol saja?
Ingatkah kita saat study tour bersama?
Ingatkah kita selalu buat PR di sekolah??
hmmmm,,,
Indahnya hidup,,
Masa indah rasanya terlalu cepat berlalu
Namun masa berat serasa tak kunjumg habisnya.
Kehidupan memang melalui banyak tahap dan proses.
Pahit dan manispun sudah diatur.
Syukuri sajalah.
Ketika kita tak bisa kembali memakai seragam putih abu-abu itu, ketika kita harus menghadapi hidup yang sebenarnya... BERPIKIR POSITIFlah,
Ketika kita bisa berpikir positif, kita pasti mampu memecahkan masalah yang ada.
areal putih abu-abu yang sebenarnya menanti kita,
putih abu-abu yang menggambarkan ketidakpastian,
baik dan buruk yang sulit untuk ditebak.
Masa ketika kita tak punya masalah berat, namun merasa suatu masalah akan menghancurkan hidup kita.
Lucu sekali kalau kita ingat lagi.
Ketika itu kita selalu merasa semua akan berakhir kalau kita ditinggal pacar, nilai ulangan jelek, bertengkar dengan teman maupun hal-hal kecil lainnya.
segurat senyum selalu tersungging saat kita mengingatnya.
Ingatkah kita waktu kita bolos les sekolah hanya untuk ngeceng di mall?
Ingatkah kita meminta dispen tapi malah ngobrol saja?
Ingatkah kita saat study tour bersama?
Ingatkah kita selalu buat PR di sekolah??
hmmmm,,,
Indahnya hidup,,
Masa indah rasanya terlalu cepat berlalu
Namun masa berat serasa tak kunjumg habisnya.
Kehidupan memang melalui banyak tahap dan proses.
Pahit dan manispun sudah diatur.
Syukuri sajalah.
Ketika kita tak bisa kembali memakai seragam putih abu-abu itu, ketika kita harus menghadapi hidup yang sebenarnya... BERPIKIR POSITIFlah,
Ketika kita bisa berpikir positif, kita pasti mampu memecahkan masalah yang ada.
areal putih abu-abu yang sebenarnya menanti kita,
putih abu-abu yang menggambarkan ketidakpastian,
baik dan buruk yang sulit untuk ditebak.
Kamis, 10 Februari 2011
tidak sendiri
Kami dilahirkan sebagai sepasang anak kembar yang beruntung. Lahir di keluarga yang bahagia, berkecukupan, dan penuh kasih sayang. Aku senang aku tidak sendiri lahir ke dunia ini, aku bahagia bisa berbagi.
Ketika berbagi aku terbiasa menjadi tidak egois dan tidak serakah. Tanpa disadari mungkin ini salah satu cara Tuhan mengajariku indahnya berbagi.
Aku yakin, kami tidak akan terpisah, suatu saat kami akan saling merindukan. Ketika kami sama-sama tua, kami akan menikmati masa tua bersama, walaupun telah memiliki keluarga masing-masing.
Kami akan menjadi sepasang nenek-nenek yang bahagia, namun, apakah Tuham memberi kami umur yang sama? entahlah.
Ketika berbagi aku terbiasa menjadi tidak egois dan tidak serakah. Tanpa disadari mungkin ini salah satu cara Tuhan mengajariku indahnya berbagi.
Aku yakin, kami tidak akan terpisah, suatu saat kami akan saling merindukan. Ketika kami sama-sama tua, kami akan menikmati masa tua bersama, walaupun telah memiliki keluarga masing-masing.
Kami akan menjadi sepasang nenek-nenek yang bahagia, namun, apakah Tuham memberi kami umur yang sama? entahlah.
Selasa, 08 Februari 2011
lebih muda dan mengalah
terkadang sulit untuk mengerti mengapa kita harus mengalah. Manusia memang diciptakan dengan berbagai watak. ada yang keras, tapi ada juga yang lembut. Sebenarnya aku termasuk tipe wanita keras, wajarlah, aku Taurus. Namun ketika hidupku memasuki pernikahan ini aku selalu harus mencoba mengalah. mengalah untuk orang - orang keras disekitarku.
Haruskah aku selalu mengalah begitu saja, membiarkan keegoisan orang-orang itu begitu merajaiku. Aku ingin menjawab tidak! Namun sisi lainku berkata ya, memang itulah yang harus terjadi. bukan hal yang sulit untuk mengalah, hanya saja untuk menerima perasaan itu begitu lelahnya.
hey manusia egois di luar sana, coba jangan kau lihat dirimu saja, lihat juga orang lain. jangan pikir hanya kau saja yang penting! kita manusia tercipta sama, walau aku lebih muda tapi justru bisa mengalah,,,
Oh Tuhan, berikanlah aku selalu kesabaran seperti ini. biar saja aku lampiaskan kemarahanku lewat blog ini. toh aku akan lega dan lupa. terima kasih Tuhan telah memberiku kesempatan mencicipi segala rasa kehidupan.
Dengan begitu, ketika Kau memanggilku nanti aku punya sedikit pengalaman.
_with love, a.w_
Haruskah aku selalu mengalah begitu saja, membiarkan keegoisan orang-orang itu begitu merajaiku. Aku ingin menjawab tidak! Namun sisi lainku berkata ya, memang itulah yang harus terjadi. bukan hal yang sulit untuk mengalah, hanya saja untuk menerima perasaan itu begitu lelahnya.
hey manusia egois di luar sana, coba jangan kau lihat dirimu saja, lihat juga orang lain. jangan pikir hanya kau saja yang penting! kita manusia tercipta sama, walau aku lebih muda tapi justru bisa mengalah,,,
Oh Tuhan, berikanlah aku selalu kesabaran seperti ini. biar saja aku lampiaskan kemarahanku lewat blog ini. toh aku akan lega dan lupa. terima kasih Tuhan telah memberiku kesempatan mencicipi segala rasa kehidupan.
Dengan begitu, ketika Kau memanggilku nanti aku punya sedikit pengalaman.
_with love, a.w_
Langganan:
Postingan (Atom)
